2 Tipe Pembelajar, yang Manakah Anda?

Kali ini Saya ingin sharing mengenai 2 tipe pembelajar.

Kira-kira apa yang membedakan keduanya?

Ternyata ada beberapa hal yang membedakan, mari kita bahas bersama-sama.

Sampai saat ini Saya sudah melakukan mentoring kurang lebih selama 9 tahun, ada yang sukses ada yang tidak, ada yang mengeluh dan ada yang penuh semangat.

Dari situ Saya pun dapat menyimpulkan bahwa terdapat 2 tipe pembelajar yang Saya temui, yaitu pembelajar yang FOKUS PADA HASIL dan pembelajar yang FOKUS PADA PROSES.

Lalu apa sih perbedaannya? Simak penjelasan Saya berikut ini.

FOKUS PADA HASIL

 

Tipe pembelajar ini adalah tipe yang sebelum ia belajar, ia sudah menanyakan “Apa Saya bisa mencapai keberhasilan dengan cepat? Kapan bisa Saya capai?”.

Artinya orang seperti ini hanya fokus kepada hasil saja.

Intinya sebelum menjalankan ia sudah menanyakan hasil yang akan didapatkan nantinya.

Sama halnya dengan karyawan yang ingin melamar pekerjaan, belum jug membicarakan skill dan kemampuan tetapi sudah langsung menanyakan soal gaji.

Biasanya tidak sedikit tipe seperti ini yang berakhir dengan kekecewaan

Kenapa?

Karena untuk mencapai hasil yang bagus dibutuhkan sebuah proses yang panjang

 

Dan Saya yakin sebelum Anda mendapatkan keberhasilan di bisnis Anda, pasti Anda akan mengalami yang namanya lika-liku dalam bisnis, sebab tidak mungkin kesuksesan bisnis Anda berjalan tanpa adanya masalah.

            

Perlu Anda ketahui bahwa tipe ini berisi orang-orang yang tidak akan tahan dengan yang namanya proses, rata-rata hanya menginginkan hal-hal yang sifatnya instan.

Itulah kenapa banyak sekali korban money game, mereka hanya fokus kepada hasil, bukan proses.

Kenapa?

Karena mereka lebih mudah dikelabui, lebih mudah dipengaruhi hanya dengan kata-kata manis.

FOKUS PADA PROSES

 

Saya melihat bahwa orang-orang yang sukses adalah orang-orang yang tidak fokus kepada hasil, melainkan fokus kepada bagaimana ia bisa menuju kesuksesan.

BAGAIMANA SAYA BISA MEMILIKI KARTU KREDIT LIMIT 1 MILIAR?

 

Mereka cenderung akan memikirkan bagaimana langkah-langkahnya, seperti pertama yang harus ia lakukan adalah apply kartu kredit, disini ia akan fokus kepada bagaimana pengajuan kartu kreditnya bisa di acc.

Ketika ia berhasil mendapatkan kartu kredit, ia akan mulai memikirkan langkah selanjutnya yaitu merapikan data-datanya.

Jika data yang ia miliki sudah rapi, ia akan beralih ke masalah berikutnya hingga mencapai hasil yang ia inginkan melalui proses-proses yang ia lewati.

Mereka akan fokus kepada proses dan ketika terjadi masalah ia akan fokus mencari permasalahannya, setelah itu ia akan mulai memperbaiki dengan memikirkan solusinya terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke step berikutnya.

Orang-orang tipe ini justru akan menerima hasil yang jauh lebih bagus daripada orang-orang yang hanya fokus pada hasil

Kenapa?

Karena mereka sadar bahwa setiap hasil pasti menyimpan banyak cerita

 

Hal ini tidaklah mudah, tetapi sangat berharga untuk kita jadikan pelajaran maupun sebagai pengalaman.

Disini Saya berbicara dalam aspek umum, artinya didalam bisnis apapun hal ini berlaku.

Ada satu perbedaan lagi antara fokus pada hasil dan fokus pada proses.

Jika orang fokus pada hasil, ketika ia mengikuti seminar atau workshop ia akan merasa tanggung jawab untuk membuat ia berhasil terletak pada mentornya

 

Dan ketika bisnisnya gagal, maka yang disalahkan adalah mentornya tanpa mau introspeksi diri terlebih dahulu kenapa bisnisnya bisa mengalami kegagalan

Sebaliknya, orang-orang yang fokus pada proses ketika ia mengikuti seminar atau workshop ia akan paham peran guru adalah penuntun dan pendamping, mentor bukanlah penentu keberhasilan karena penentu keberhasilan ada pada dirinya sendiri

 

Sukses atau tidak tergantung diri Anda sendiri.

Jika Anda tidak ingin menjadi sukses, maka Anda bisa fokus pada hasil saja.

Namun jika Anda ingin merubah pilihan Anda, maka mulai fokus dan nikmati setiap prosesnya.  

Ibarat bermain game, jika game yang Anda mainkan terlalu mudah maka kita akan cenderung bosan untuk memainkannya.

Jika game yang Anda mainkan susah, kemudian Anda menang maka ada sebuah kebanggaan yang bisa dirasakan ketika memenangkannya. Bukan begitu?

Semoga Bermanfaat

Share if you like this. 🙂


About Roy Shakti

Roy Shakti dikenal sebagai Pakar Kartu Kredit dan Penulis Buku Best Seller Credit Card Revolution, New Credit Card Revolution dan Credit Strategy For Investing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2019 - Ritz Academy - All Rights Reserved