Bisnis Mudah dan Prospek? Baca Penjelasannya Disini! [2]

Minggu lalu Saya sudah membahas mengenai bisnis yang sifatnya musiman dan everlasting (Permanen) (Bisnis Mudah dan Prospek? Baca Penjelasannya Disini! [1] Baca Disini).

Pada pembahasan minggu lalu tentu kita sudah tahu mana bisnis yang hanya musiman dan mana bisnis yang dapat bertahan dengan lama.

Namun perlu Anda pahami bahwa “Bisnis tidak bisa dijalankan tanpa adanya perhitungan dan strategi

 

Maka dari itu di sini Saya akan membahas mengenai bagaimana cara agar Anda dapat mengetahui kemampuan dan anggaran Anda melalui SEGITIGA ROY SHAKTI yang terbagi menjadi beberapa sektor dibawah ini.

Tidak usah berlama-lama, mari kita bahas satu persatu!

SEGITIGA ROY SHAKTI

DAPUR

Bagaimana?

Apakah urusan dapur Anda sudah terpenuhi? Atau malah sebaliknya?

 

Pada sektor dapur, kita akan berbicara mengenai pakan, sandang dan papan.

Apa saja sih kebutuhan yang masuk dalam sektor dapur?

 

Kebutuhan yang masuk dalam sektor dapur seperti saat menghidupi anak dan istri, memiliki rumah dan kebutuhan dapur lainnya.

Lalu pertanyaannya, apakah kebutuhan sehari-hari Anda sudah tercover dengan penghasilan Anda?

 

Jika belum, maka carilah bisnis yang potensi menghasilkannya lebih cepat, tujuannya untuk mengcover dapur Anda.

Suka ataupun tidak suka selama di depan mata bisnis tersebut cepat menghasilkan, maka lakukan.

Dan ingat, apabila dapur Anda ingin tercover, lupakan idealis dan berpikirlah secara realistis.

Jika Anda seorang pengusaha, maka benahi dulu usaha Anda tanpa perlu memikirkan bisnis yang baru dan amankan sektor dapur Anda.

Karena jika Anda tidak bisa mengamankan dapur, maka akan percuma.

Bagaimana Anda bisa berpikir cara meningkatkan penjualan jika besok Anda dan keluarga masih bingung soal makan?

 

Sekali lagi Saya jika sektor dapur Anda belum stabil, maka fokuslah untuk mengcovernya.

Jangan pernah memikirkan bisnis baru, tetaplah pada pekerjaan Anda atau mungkin minimal Anda bisa mencoba improvivasi yang sudah ada.

Saya sendiri memulai karir Saya sebagai seorang sales, sebelum menjadi sales pakan burung Saya pernah menjadi seorang sales properti.

Di pekerjaan itu Saya tidak mendapatkan gaji, Saya baru mendapatkan komisi jika Saya berhasil menjualkan properti.

Masalahnya menjual properti tidak semudah membalikkan telapak tangan.

              

Akhirnya Saya berpikir ketika Saya berada pada sektor dapur, maka Saya wajib mencari bisnis yang penghasilannya pasti, karena Saya sadar yang terpenting saat ini adalah urusan dapur Saya dapat terpenuhi.

Akhirnya Saya pun memutuskan untuk menjadi sales pakan burung.

Kenapa Saya memilih bisnis makanan burung?

Pertama, saat itu Saya hobi memelihara burung dan paham mengenai pangsa pasar burung, artinya inilah satu-satunya keahlian Saya saat itu.

Walaupun sebenarnya Saya tidak suka menjalani profesi sebagai sales, ditambah Saya juga sudah mulai bosan dengan burung tapi Saya memilih untuk tetap bertahan demi mengcover dapur.

ANGSURAN

Ketika sektor dapur Anda sudah aman dan tercover, kita bisa melanjutkan ke sektor berikutnya yaitu angsuran.

Jika Anda orang yang memiliki angsuran dan dapur Anda sudah tercover, maka cobalah mulai improvisasi bisnis Anda sekarang.

Kemudian selalu pikirkan dan carilah cara bagaimana omset bisnis Anda bisa naik menjadi 2x lipat.

Saya pribadi mulai mencoba untuk mengambil angsuran ketika urusan dapur sudah tercover, entah kendaraan, rumah dan kebutuhan yang lainnya.

Dan saat itu juga Saya pun sudah mulai memikirkan bagaimana penghasilan Saya bisa menjadi 2x lipat.

Disini Saya berpikir jika Saya “jalan sendiri”, artinya tenaga yang digunakan hanya satu, tetapi jika Saya membayar sales lain untuk membantu Saya, maka sales bisa jalan, Saya pun bisa mengerjakan pekerjaan lain yang juga menghasilkan.

Dengan begitu omset Saya bisa tumbuh menjadi 2x lipat.

EDUKASI

Setelah dapur dan angsuran beres dan tercover, Anda bisa melangkah ke sektor berikutnya yaitu edukasi.

Mungkin banyak orang berkata edukasi itu tidak penting, tetapi sebenarnya inilah yang sangat kita butuhkan.

Kenapa?

Karena tanpa edukasi, maka Anda dipastikan tidak akan bisa berkembang

 

Dulu ketika Saya masih belum memahami apapun, Saya sudah merasa paling cukup dan paling kaya ketika penghasilan Saya mencapai Rp 125.000.000,-/bulan.

Namun saat Saya mendapatkan edukasi, penghasilan 1 Miliar atau lebih pun  nyatanya bisa Saya dapatkan.

Maka dari itu Saya selalu anggarkan biaya untuk mengikuti kelas workshop supaya Saya bisa lebih berkembang.

Perlu Anda ketahui, ketika Anda sudah berada pada sektor edukasi, sebenarnya Anda sudah berada pada titik aman dan Anda pun sudah diperbolehkan untuk membuka bisnis baru.

Tetapi Saya menyarankan bisnis baru Anda nantinya masih berhubungan dengan bisnis lama Anda.

 

Misalnya, Saya memiliki bisnis kuliner, kemudian Saya berpikiran bagaimana jika Saya juga menyuplai makanan untuk franchise, artinya bisnis Saya menjadi dua tetapi mikirnya tetap satu.

Jangan membuat bisnis yang bertolak belakang, karena nantinya kita harus memikirkan 2 hal yang berbeda.

LIBURAN

Sektor berikutnya setelah edukasi adalah liburan.

Kata siapa kita tidak butuh liburan?

Liburan dapat membuat kita lebih fresh dan bukan tidak mungkin inspirasi datang ketika kita sedang berlibur

 

Jadi tidak ada salahnya sambil menyelam minum air.

Itulah kenapa dari tahun 2014 Saya selalu merencanakan liburan di setiap tahunnya.

INVESTASI

Setelah semua fase Anda lalui, maka kita berada di akhir fase yaitu investasi.

Jika selama ini Anda membuka bisnis hanya di zona nyaman Anda, maka sudah saatnya untuk meninggalkan zona itu.

Namun ketika Anda mencoba bisnis baru, saran Saya bisnis tersebut jangan langsung besar.

Lakukan tes pasar terlebih dahulu karena mungkin tidak semua bisnis itu bisa cocok dengan Anda.

Misalnya Anda mem-budget bisnis sebesar Rp 5.000.000,-, jika bisnis ini cocok dengan Anda maka Anda bisa melanjutkannya.

Karena satu hal yang perlu Anda pahami, ketika Anda membuka bisnis untuk pertama kalinya, sebenarnya yang dicari bukanlah profit melainkan kebiasaan, artinya kita perlu membiasakan diri dari sesuatu yang baru bagi kita.

Dan ketika Anda membiasakan diri, cobalah berpikir apakah bisnis ini cocok atau tidak untuk Saya?

Jika cocok maka lanjutkan, sebaliknya jika tidak cocok maka berhentilah dan carilah potensi bisnis yang sesuai dengan Anda.

Semoga Bermanfaat

Share if you like this. 🙂


About Roy Shakti

Roy Shakti dikenal sebagai Pakar Kartu Kredit dan Penulis Buku Best Seller Credit Card Revolution, New Credit Card Revolution dan Credit Strategy For Investing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2018 - Ritz Academy - All Rights Reserved