Memahami Pola dan Strategi Pembayaran Hutang dalam Bisnis

Banyak orang mengatakan bahwa utang itu hanya bikin masalah.

Jika kebanyakan orang sudah beranggapan demikian, yang jadi pertanyaannya ,

Sebenarnya Anda berhutang untuk apa ?

 

Jika Anda memakai utang untuk hal-hal yang bersifat konsumtif, jelas akan membuat Anda terkena masalah nantinya.

Sebab hal seperti itu hanya akan menimbulkan kesenangan sesaat bagi Anda, karena di akhir Anda harus membayar semua biaya yang sudah dikeluarkan melalui gesekan kartu kredit.

            

Sebaliknya jika Anda berutang untuk bisnis, kitapun juga harus paham terlebih dahulu bisnis apa yang akan dijalankan serta pola bisnis seperti apa yang akan Anda biayai nantinya.

Berbicara tentang dunia bisnis, ketika Anda berencana untuk terjun ke dunia bisnis, artinya bisnis Anda masih dalam tahap coba-coba.

Pada tahap awal inilah Anda harus benar-benar me-manage dan mem-planning bisnis Anda dengan semaksimal mungkin

 

Sebab kemungkinan mendapatkan profit dalam kurun waktu 3 bulan pertama membuka bisnis sangatlah kecil, kecuali bisnis yang Anda lakukan bersifat transaksional.

Maka dari itu harus ada strategi yang digunakan agar utang lancar dan bisnis yang dijalankan juga tidak mengalami gangguan.

Lalu Strategi seperti apa yang harus dijalankan ?

 

Strategi yang dijalankan adalah kita harus mengecek terlebih dahulu utang tersebut Anda pergunakan untuk apa, serta pola bisnis seperti apa yang Anda pakai.

Contohnya,

Pola Kontraktor

 

Seorang kontraktor akan memulai bisnis dengan membuat sebuah project.

Dalam kurun waktu 3-4 bulan, bisnis semacam ini tentu belum akan menghasilkan.

Jika kontraktor membutuhkan budget sebesar Rp 100.000.000,- untuk memulai project-nya, maka pola penggunaan kartu kredit yang benar yaitu :

Sederhananya Anda harus mendapat kartu kredit sebesar Rp 115.000.000,- yang mana rinciannya :

Rp 100.000.000,- Anda gunakan untuk membiayai proyek.

Rp 15.000.000,- untuk berjaga-jaga guna melakukan pembayaran bunga selama 3 bulan kedepan.

Pola Cafe dan Restoran

 

Berbeda dengan pola kontraktor, pola bisnis semacam cafe ataupun restoran sifatnya cash flow.

Pada 3 bulan pertama, bisnis Anda bisa dikatakan masih dalam tahap grow up.

Pada tahap berkembangnya bisnis, cara terbaik untuk melakukan pembayaran adalah carilah nominal pembayaran yang terkecil, seperti membayar bunga terlebih dahulu.

Kemudian saat bisnis Anda traffic-nya sudah mulai bagus, stabil dan pergerakannya terlihat bagus, baru Anda bisa mengatur strategi untuk pelan-pelan melunasinya.

Dengan melihat contoh diatas dapat dikatakan bahwa setiap bisnis memiliki cara dan strateginya masing-masing

 

Bisnis A memiliki cara A dan bisnis B memiliki cara B untuk melakukan pelunasan dalam hutang.

Akan jadi masalah jika bisnis tipikal kontraktor tetapi strategi pembayarannya tidak memakai pola bisnis kontraktor.

Salah satu faktor yang membuat bisnis Anda menjadi kacau adalah semua bisnis Anda tangani dengan cara atau pola yang sama

 

Maka dari itu ada banyak rupa untuk melakukan pembayaran hutang pada kartu kredit.

Hal ini guna menyesuaikan dengan pola dan konsep bisnis yang akan Anda jalankan.

Itulah kenapa Saya pribadi lebih suka melihat data terlebih dahulu.

Kemudian baru merencanakan seperti apa alur bisnis yang diinginkan, setelah itu mulai atur bagaimana strategi pembayaran hutang.

Saat ini banyak orang belajar hutang hanya setengah-setengah.

Itulah kenapa Saya memiliki sebuah prinsip bahwa,

Tahu setengah-setengah lebih berbahaya daripada tidak tahu sama sekali

 

Artinya ketika yang Anda pahami hanya sepenggal-sepenggal, kemudian Anda praktekkan dengan modal ilmu sepenggal tadi tentu hasilnya akan kacau balau.

Maka dari itu bermainlah dengan logika dan pikirkan secara logis.

Semoga hal ini dapat membantu Anda dalam menentukan cara yang terbaik dalam bisnis Anda.

Semoga Bermanfaat

Share if you like this. 🙂


About Roy Shakti

Roy Shakti dikenal sebagai Pakar Kartu Kredit dan Penulis Buku Best Seller Credit Card Revolution, New Credit Card Revolution dan Credit Strategy For Investing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2019 - Ritz Academy - All Rights Reserved