Memilih Kredit yang Tepat untuk Usaha Anda

Modal seringkali menjadi kendala bagi para calon pengusaha untuk memulai bisnisnya.

Oleh sebab itu banyak dari mereka yang kemudian memilih untuk mundur teratur, namun tidak sedikit pula yang mau berjuang demi masa depan yang lebih cerah.

Salah satu perjuangan yang dilakukan oleh mereka adalah dengan mencari pinjaman atau kredit.

Sayangnya banyak yang kemudian harus terjebak dalam lingkaran hutang.

Kenapa hal ini bisa terjadi?

Hal ini karena mereka salah dalam memilih hutang

 

Nah, agar Anda tidak mengalami hal serupa, Saya akan memberikan sedikit tips untuk memilih kredit yang tepat.

Tujuannya supaya Anda tahu cara memilih kredit yang tepat agar bisnis Anda tidak mudah kolaps.

Hal pertama dalam memilih kredit yang tepat adalah MENGETAHUI TIPE KARTU KREDIT TERLEBIH DAHULU.

Berdasarkan cara pembayarannya, kredit dibagi menjadi 2, yaitu:

Tipe Kredit Bayar Bunga

 

Ini adalah tipe kredit dimana Anda bisa membayar bunga jika Anda belum memiliki uang untuk melunasinya.

Salah satu contoh kredit tipe ini adalah kartu kredit.

Tipe Angsuran

 

Ini adalah kredit dimana Anda diharuskan untuk membayar cicilan dalam jumlah tertentu dalam jangka waktu tertentu.

Salah satu contoh hutang jenis ini adalah KUR.

Hal selanjutnya dalam memilih kredit yang tepat adalah MENYESUAIKAN KREDIT YANG COCOK DENGAN BISNIS ANDA.

Untuk bisnis yang baru dimulai, Saya menyarankan untuk menggunakan kredit tipe bayar bunga

Kenapa?

Bisnis adalah sesuatu yang tidak pasti, sedangkan hutang khususnya tipe angsuran adalah hal yang pasti

Jika Anda memadukan bisnis yang tidak pasti dengan pasti, maka hasilnya tentu akan hancur

Dengan memilih kredit tipe bayar bunga Anda bisa menekan biaya pengeluaran untuk hutang.

Contoh :

Anda memiliki kartu kredit limit Rp. 50.000.000,- kemudian Anda gunakan untuk modal usaha sebesar Rp. 20.000.000,- maka sebelum Anda memiliki uang untuk melunasinya, Anda bisa menggunakan jasa dana talangan dengan fee rata-rata 3%.

Jika Anda menggunakan Rp 20.000.000,- maka dalam satu bulan Anda harus menyiapkan fee sebesar Rp. 600.000,-.

Artinya di setiap bulan, Anda harus bisa membuat keuntungan minimal Rp. 600.000,- pada bisnis Anda.

Sedangkan  jika Anda menggunakan KUR, katakanlah dengan bunga 9% per tahun dan Anda melakukan cicilan selama 3 tahun, maka setiap bulan Anda masih harus mengeluarkan uang sebesar kurang lebih Rp. 700.000,-.

Pilihan ditangan Anda

Kredit tipe angsuran baru cocok digunakan untuk bisnis yang sudah berjalan dan ingin melakukan pengembangan atau membuka cabang baru

 

Namun satu hal yang harus diperhatikan adalah keuntungan usaha Anda tersebut HARUS SUDAH LEBIH BESAR DARI CICILAN BULANAN YANG HARUS DIBAYAR.

Misalkan Anda memiliki warung kopi dan kios rokok kecil.

Keuntungan per bulan Rp. 2.000.000,- lalu Anda ingin membuka warung baru.

Anda bisa mengajukan KUR sebesar Rp. 20.000.000,- karena hasil Anda sudah lebih dari cicilan bulanan yang mesti dibayar.

Itulah bagaimana cara memilih kredit yang tepat untuk usaha Anda.

Saran Saya  jika Anda masih memiliki uang pribadi, GUNAKAN UANG PRIBADI

 

Namun jika Anda terpaksa harus menggunakan utang, maka pilihlah tipe utang dengan bijak.

Semoga Bermanfaat

Share if you like this. 🙂


About Roy Shakti

Roy Shakti dikenal sebagai Pakar Kartu Kredit dan Penulis Buku Best Seller Credit Card Revolution, New Credit Card Revolution dan Credit Strategy For Investing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2018 - Ritz Academy - All Rights Reserved